saya merasakan hari-hari berat akhir-akhir ini,
tak tau entah kenapa.
ah bukan, bukan seperti itu lanjutannya.
sampai di sini saya benar-benar tau kenapa sebegitu beratnya.
doanya selalu mengalir, bahkan hingga menangis harus mengeluarkan darahpun itu akan dilakukannya.
bila orang-orang tidak bisa tidur karena masalah yang dimilikinya, saya berhasil tidur membawa masalah itu. payah.
mungkin saya terlalu jauh, memandang jauh bahwa saya dapat memberikan senyum di akhir kepada beliau ketika saya berhasil kelak.
tapi saat ini saya menyadari, saya lupa untuk tetap menjaga senyum beliau di tiap harinya.
Rabu, 18 Oktober 2017
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Jabal Rahmah
Jabal Rahmah. Bukit ini merupakan bukit yang diyakini sebagai tempat pertemuan Nabi Adam AS dan Hawa pertama kali di dunia. Pusat Arafah in...
-
Tak gentar menjadi pembuka tulisan ini. Itu pula yg menunjukkan kami siap menggemakan kebenaran. Mungkin selama ini kami terlalu baik, te...
-
Beberapa bulan terakhir ini saya ingin sekali menghangatkan silaturahmi ke teman-teman masa lalu. Tipe-tipe teman “masa lalu” yang masih be...
-
Hidup dalam zona menyibukkan, mengesalkan, dan dalam persoalan memaksa kita belajar banyak hal. Dalam prosesnya mungkin hampir semua nggak n...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar