Senin, 18 April 2016
Get a life, bro?
"Mungkin sebentar lagi obrolan seputar event kampus, bahkan yg lagi dikerjain bareng udah ga menarik lagi. Topic to topic, day by day..."
Saya sendiri masih suka menyimak info kampus layaknya mahasiswa baru yang selalu mencari-cari info apa saja di mading kampus. Seminar bertemakan hal ini itu menjadi perhatian saya san saya pun memantaskan diri dengan mengatakan "Maklum, masih mahasiswa". Info vacancy terasa lebih yahuud pastinya, tentu saja itu sudah benar-benar sewajarnya. Setiap kita pun juga suka memperhatikan, yha, bagi saya memperhatikan kualifikasinya yang seakan kadang poster info vacancy tersebut menjadi cermin dan di cermin itu terdapat seseorang lain yang lebih ideal. Hhhh.. Kita lihat saja nanti!
Hal yang saya pikirkan dan menguras sedikit lebih banyak beban yaitu "bahkan yg lagi dikerjain bareng udah gak menarik lagi". Pagi hari tadi saya disapa dengan pesan tentang sesuatu seperti yang saya pikirkan sebelumnya, yah bersiap saja pikirku. Sedikit banyak bantuan yang diberikan mereka akan saya hormati, bisa saja saya sebagai penanggung jawab memberi peringatan keras atas komitmen yang sudah dibuat bersama di awal. Kehidupan mereka tidak lagi sama pikirku, ini membuatku tidak bisa seperti tadi yang baru saja saya katakan. Orang tua di rumah yang menunggu putra-putrinya segera meninggalkan kampus untuk kembali ke rumah, pergi ke tempat lain, atau lainnya.
Halo, saya akan sangat menghargai dan menghormati segala bantuan kalian dan mohon tanggapi santai saja rekan lain bila terdapat request menurut teman-teman kurang berkenan di hati. Bagi kami-kami sekarang ini, "get a life bro!". Mengasyikkan diri dengan teman-teman yang tersisa atau tersedia tepatnya, tenaga, pikiran, dan waktu yang ada. Saya pun lama-lama enjoy dengan kegiatan pada proker ini, meski jauh sekali berbeda kebersamaannya ketika dulu mengerjakan proker yang selalu rapat besar diskusi berlama-lama di sekre. Masa-masa akhir ini saya berharap menjadi benar-benar masa yang terkenang bagi kita semua, terutama yang masih mau urun. Semoga segala urusan teman-teman semua dilancarkan, diberi keridhoanNya ke depannya, aamiin.
Kamis, 10 Maret 2016
air 8+
"Aku menang menjadi seperti ini!"
"Terserah aja apa kata orang, yang penting aku senang!"
#perbendaharaananonym
"Lelah ya menjadi seperti ini!"
"Jadi mahasiswa tingkat akhir bos?"
"Bukan, maksud aku bukan sebagai mahasiswa tingkat akhirnya."
"Nah terus?"
"Kalo tidak tau malunya, jadi tidak tau malu!"
#kisahanonym
Senja kini memandang sebotol air 8+, mungkin pembentukan diriku kurang air ber-PH lebih...
Minggu, 28 Februari 2016
Perilaku Manusia ?
Senin, 22 Februari 2016
Hari Peduli Sampah Plastik Nasional!
Kamis, 05 November 2015
And we'll going to be proud to named it!
Hidup dalam zona menyibukkan, mengesalkan, dan dalam persoalan memaksa kita belajar banyak hal. Dalam prosesnya mungkin hampir semua nggak ngerasain kita enjoy. Satu hal yg bikin kita enjoy, ya kekeluargaan dan ikhlas nggarap hal susah bareng-bareng.
Sense of belong itu sesuatu yg paling dicari di setiap tempat aku pikir. Benar saja, meski tidak bisa semuanya tapi kelompok kecil ini tiada tandingan aku bilang.
Kata white shoes (wsatcc), resah gelisah berlalu cepat berganti. Hm dan ya! Merekah bersemi gairah masa masa ini.
Ini baru setengah jalan teman2.. dan we'll going to be proud to named it, i hope.
[Fyi: hope itu untuk sesuatu yg benar2 diharapkan, sementara wish terdengar day dreaming kadang...]
Hei..
Nge"BEM" cah? :)
Sabtu, 10 Oktober 2015
Hari-hari ini
Semakin besar kita semakin mengertinya tanggung jawab kita terhadap semua yang kita jalani. Kedewasaan dan pelajaran hidup minim menjadi kambing hitamnya.
Bisa sekali kita berdalih bahwa belum cukup dewasa untuk memegang atau memberi porsi atas tanggung jawab terhadap apa yang kita ambil, terlebih dengan pegabaian kewajiban-kewajiban lain.
Masih belajar... meminimkan pengalaman sebagai bentuk kewajaran atas kesalahan yg dilakukan.
Semakin dewasa menjadi semakin sibuk, menjadi semakin mengikis kewajiban kita dan semakin mewajarkan atas siklus ini.
Kewajiban baru datang karna kita telah menyelesaikan suatu kewajiban sebelumnya, ya mungkin. Seolah kewajiban tersebut mempercayakan kita untuk menanggungnya.
Hari-hari ini, memperhatikan orang tua kita di rumah semakin tua menjadi refleksi diri dan bertanya, "Bagaimana tanggungjawab dan kewajiban kita di rumah untuk orang tua kita? Seberapa besar porsi dan prioritas yang kamu berikan?"
Sekali-kalilah dengar lagu titip rindu buat ayah...
Rabu, 12 Agustus 2015
Matursuwun, Hahaha
It's up to you as long as you know the meaning from what and how he/she gave to you.
Matursuwun...
Jabal Rahmah
Jabal Rahmah. Bukit ini merupakan bukit yang diyakini sebagai tempat pertemuan Nabi Adam AS dan Hawa pertama kali di dunia. Pusat Arafah in...
-
Sudah 31 juga.. Akhir bulan lalu dan awal bulan ini cukup antusias menyambut bulan Mei ini. Menyambut ujian sidang skripsi yg selesai digar...
-
Senang rasanya menantikan hadirnya Juni, selain ulang tahun yaitu ramadan. Sederhana sekali atau saya yg menyederhanakan saja tentang nikma...
-
12 April lalu saya menulis di twitter saya (@0daat): "Mungkin sebentar lagi obrolan seputar event kampus, bahkan yg lagi dikerjain b...