Sabtu, 10 Oktober 2015
Hari-hari ini
Semakin besar kita semakin mengertinya tanggung jawab kita terhadap semua yang kita jalani. Kedewasaan dan pelajaran hidup minim menjadi kambing hitamnya.
Bisa sekali kita berdalih bahwa belum cukup dewasa untuk memegang atau memberi porsi atas tanggung jawab terhadap apa yang kita ambil, terlebih dengan pegabaian kewajiban-kewajiban lain.
Masih belajar... meminimkan pengalaman sebagai bentuk kewajaran atas kesalahan yg dilakukan.
Semakin dewasa menjadi semakin sibuk, menjadi semakin mengikis kewajiban kita dan semakin mewajarkan atas siklus ini.
Kewajiban baru datang karna kita telah menyelesaikan suatu kewajiban sebelumnya, ya mungkin. Seolah kewajiban tersebut mempercayakan kita untuk menanggungnya.
Hari-hari ini, memperhatikan orang tua kita di rumah semakin tua menjadi refleksi diri dan bertanya, "Bagaimana tanggungjawab dan kewajiban kita di rumah untuk orang tua kita? Seberapa besar porsi dan prioritas yang kamu berikan?"
Sekali-kalilah dengar lagu titip rindu buat ayah...
Rabu, 12 Agustus 2015
Matursuwun, Hahaha
It's up to you as long as you know the meaning from what and how he/she gave to you.
Matursuwun...
Sabtu, 04 Juli 2015
Home Time!
I'll make myself be more productive. Then, I coming for a day with the courage to face the word.
By what i've done at home, i promise to doing great out there.
Rabu, 13 Mei 2015
Pesan
--
Tugasmu berdoa.
Doa anak yang soleh buat orang tuanya itu manjur.
Sholat fardhu, sholat sunnah, tahajud dijalanin.
Kesehatannya dijaga, capek tidur aja. Loh kok gak jaga? Ya memang karna capek. Yang penting dalam tidurmu ada doa.
Jalan boleh, yang penting tiap jalan melangkah sambil doa.
--
Pakdhe
Senin, 23 Maret 2015
Pemiraria
Cukup tenang pagi ini.
Saya salah satu orang yang yakin dg perkataan mengenai kejahatan bahwa bukan karna banyaknya orang jahat, tapi karna orang baik yg memilih diam dan mendiamkan.
Padahal saya yakin... Setiap anak berhak mendapatkan sanita... Heleh
Bakal ada pemikiran2 baru setelah ini. Pemikiran baru atau pemikiran asli dari masing2 kita. Meneruskan perjuangan atau menjadi apatis.
Tapi saya yakin, kita akan meneruskan perjuangan dengan caranya masing2.
Disini kami belajar berjuang murni dari hati. Seolah terlalu percaya diri, siapa to kami ini? Aha bahkan saya yakin kalau ada pihak yang akan menjadikan kami seperti kelinci percobaan. Lihat kita maju dan ketika kita gagal "tuh kan kalah!" ohya dan ketawa "hahaha". Ini partisipasi kami dalam demokrasi. Bagaimana denganmu?
Mari kita samakan visi kita, buat misi kita untuk memajukan fakultas kita. Ketika fakultas dan kampus lain sibuk memikirkan visi misi untuk kontribusi bangsa, apa iya kita hanya akan selalu sibuk dengan urusan kepentingan politiknya sendiri?
Mungkin visi yang kurang tepat yang diusung di pikiran dan yang diset di hati.
Indonesia memiliki sekitar dua ratusan juta penduduk dengan berbagai masalahnya. Masalah pribadi, keluarga, pacar, tetangga, kelurahan, kecamatan, kota, dan seterusnya.
Seperti halnya itu dengan FEUnissula. Dengan ribuan mahasiswa/i serta organisasi di dalamnya memiliki banyakbsekali permasalahan.
Dari sini, dari hati kita, mari kita renungkan, berkolaborasi, dan bersinergi bersama memikirkan solusi untuk kita semua untuk satu kepentingan, kejayaan FEUnissula.
Ahay...
Mari berpemiraria dengan bahagia yang bersahaja! :)
Hidup mahasiswa!
Selasa, 17 Maret 2015
Terlalu baik?
Kamis, 04 Desember 2014
Wawancara Usaha Mahasiswa Enterpreuners Day, Monev PKM-K
Mata kuliah kewirausahaan diharuskan untuk membuat kelompok yang terdiri dari tiga orang. Tugas pertama sebagai kelompok yaitu mewawancarai peserta enterpreuners day monev PKM-K Koerpertis Jateng yang menarik yang diadakan di kampus ini. Oke, let's find out who's intersting for me, oh tunggu tunggu... yang menarik menurut tim. Yeah. Ohya, sesampainya di tkp acara tersebut, kami berpikir kok heleh mesti udah pada diwawancarai jadi aku pikir kudu bikin wawancara yang lebih menarik karna pasti materi pertanyaan yang diajukan semua itu.... template! Tapi pada akhirnya kami juga memakai template itu sendiri. heleh bro....
![]() | |
| Mini Pot! Ini pot sebagai media tempat tanam sayuran | . |
![]() |
| Untuk pupuk yang pastinya organik, dia menawarkan dua jenis pupuk untuk kebutuhan yang berbeda yaitu untuk daun dan buah dengan harga jual satu paket yaitu Rp 85.000,00 |
![]() | ||||||
| Untuk paralon pohon sayur diatas ini memerlukan dana Rp 2.000.000,00. |
![]() |
| Box Sayur |
Wassalamualaikum wr. wrb.
Jabal Rahmah
Jabal Rahmah. Bukit ini merupakan bukit yang diyakini sebagai tempat pertemuan Nabi Adam AS dan Hawa pertama kali di dunia. Pusat Arafah in...
-
Sudah 31 juga.. Akhir bulan lalu dan awal bulan ini cukup antusias menyambut bulan Mei ini. Menyambut ujian sidang skripsi yg selesai digar...
-
Senang rasanya menantikan hadirnya Juni, selain ulang tahun yaitu ramadan. Sederhana sekali atau saya yg menyederhanakan saja tentang nikma...
-
12 April lalu saya menulis di twitter saya (@0daat): "Mungkin sebentar lagi obrolan seputar event kampus, bahkan yg lagi dikerjain b...




